Sabtu, 18 Juni 2016

After Long Time

Berbulan-bulan blog ini sepi hiks hiks
bukan sengaja, tapi memang keadaan yang membuat demikian.
Laptop ku rusak T___T
iya si dell hitam kesayangan itu bergaris-garis layarnya & hard disk nya entah kenapa..
mencoba mengikhlaskan data terutama foto yang jadi jejak utama tiap moment, mudah-mudahan bisa, semoga.

Bulan Februari menjadi waktu yang sangat ditunggu karena akhirnya sidang menjadi hadiah terindah di hari lahir tahun ini. Setelah itu laptop mulai tersendat dan nggak bisa dipake, koneksi internet di rumah pun dicabut padahal salah satu cara membunuh waktu yang asyik ya depan laptop + colokan listrik + koneksi internet. Lengkap sudah pengangguran don't know what to do. Kirim CV pun harus tunggu weekend karena si bungsu pulang so bisa pinjam laptopnya. So sad :( 
Bahkan kesempatan perpanjangan kontrak jadi kontrbutornya hellobogor pun terpaksa ditolak karena keadaan ini :'(

pasca sidang tesis, 11-02-2016

kak ian adalah teman sejak outbound, dafid-kanan

Bulan Maret
Alhamdulillah Allah kasih kesempatan untuk berlayar ke Pulau Belitung di acara Kemenko Maritime untuk menyaksikan fenomena gerhana matahari di sana. Walaupun di Belitung cuma sebentar tapi kami sempet diajak ke pantainya laskar pelangi.

pelabuhan Tj. Priok

pelabuhan di Belitung

Bulan April, prosesi wisuda digelar. Dari tiga puluh empat orang teman MB Cohort 5, ada sepuluh orang yang belum wisuda hari itu. Semoga sepuluh orang selanjutnya bisa wisuda di akhir tahun. 

temen-temen tafakur alam :)
Bulan Mei diisi dengan borang akreditasi prodi Ekonomi Pertahanan, alhamdulillah ada kegiatan setelah wisuda. Fasilitas internet dan laptop bisa dinikmati di kampus. Tapi untuk ngeblog mood nya belum pas.

borang yang kadang bikin boring



Bulan Juni-bulan puasa, borang selesai kembali di rumah, diminta untuk memperbanyak ibadah kata temen ku. Nggak ada laptop pun bikin aku males dateng ke event-event blogger, nggak mood aja. Cari-cari pekerjaan pun pengennya yang deket rumah, Bogor-Cibubur-Depok. Kebiasaan naik motor ke kampus yang cuma setengah jam bikin keenakan dan masih males mengulang rutinitas naik omprengan ke jakarta, macet-macetan, dan bising. Nggak pede sama ilmu S1 + S2 pun jadi persoalan lain. 

Sebenernya ada laptop pun belum tentu rajin posting blog sih, tapi blog walking dan menu reading list itu sih yang bikin kangen. Bisa aja blogging lewat mobile phone, tapi rasanya lain dan ngga memuaskan hahaha. Banyak alasan ya?

Update yang terlalu singkat untuk beberapa moment yang terlewat, semoga aja setelah lebaran ada rezeki lagi aamiin

Kehilangan

mempunyai beberapa teman dekat itu sebenarnya menyenangkan, bisa sharing apa aja yang kita suka dan nggak suka, sharing hal-hal yang belum tentu orang tau, dan hal-hal lainnya. Kebahagiaan itu pun datang ke salah satu teman dekat, dia sudah menuju ke gerbang kehidupan selanjutnya.

Aku sedih... bukan karena nggak suka dengan kebahagiaan orang lain. Ada perasaan kehilangan yang dalem banget walaupun aku udah coba cerita ke teman dekat yang lain tapi ternyata mereka nggak paham. Temen-temen ku bakal nikah satu per satu dan aku merasa sendirian, merasa sepi, dan tertinggal.

Padahal menikah bukan perkara saling mendahului tapi di hati yang ada hanya rasa kehilangan mendalam. Masing-masing berubah seiring berjalannya waktu, kesibukan, kehadiran orang baru, dan lainnya.

Aku malah disuruh tegar, aku malah ditanya "emang nggak pernah ngeblog lagi?" yang aku pahami maknanya adalah lo nggak ada kesibukan lain ya? hal kaya gini dipikirin sampe sedih, sampe lebay, sampe baper

Padahal yang mencuat dari dasar hati itu maksudnya adalah

Aku kehilangan kalian loh, kalian yang sedang sibuk dengan keasikan masing-masing dan susah meluangkan waktu buat paham apa yang aku rasakan. Prioritas yang mulai berubah membuat aku sadar pertemanan kita bukan prioritas lagi. Aku mulai malas bercerita dan berkeluh-kesah ke kalian yang bahkan nggak sadar temennya lagi kenapa. 

text dan verbal memang berbeda luar biasa maknanya

Cuma aku yang minta dimengerti dan masih kayak anak kecil merengek minta supaya kalian ngerti dan nggak bikin keadaan jadi kaya sekarang yang membuat aku nggak percaya lagi kalo teman dekat itu ada, karena kehilangan kalian akan tidak berarti apa-apa lagi. Sampai bertemu di pelaminan selanjutnya kalo gitu ya, i am fine

Minggu, 03 Januari 2016

LINE's "GRAPH" for Children

LINE ibarat orang tua yang sepantasnya mengawasi karakteristik anak yang berbeda-beda, ada yang suka bermain, suka selfie, suka baca komik, suka menggambar, mendengarkan musik, dan masih banyak lagi, TAPI LINE lupa bahwa anak senang menerjemahkan sesuatu, suka belajar bahasa, senang hal baru, dan senang ikut-ikutan, dan senang senang yang penting semua senang.

LINE is like parents who appropriately oversee the characteristics of children that really different, not only like to play, like selfie, like reading a comic, like drawing, listen to the music, and much more, but also happy to translate something, learn something new, happy with color full things, and happy together with their friends.









THIS IS ALL OF THE LINE'S "CHILDREN"
Are we colonized? in a new form? 
Everybody have to consider that LINE will attack your children's mind
This is the TRUE of man made disaster
thanks play store for all of the pictures

 

When Hazard (H) meets the Vulnerability (V) then everybody without exception have to improve their Capacity (C), so that we can minimize the Risk (R)




#SaveOurGeneration